Baznas Kota Pekalongan Ajak Pelaku Usaha Tingkatkan Partisipasi Berzakat

SANTUNAN : Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, menyerahkan santunan kursi roda dalam sosialisasi sekaligus HUT Baznas Ke23 di Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan

PEKALONGAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekalongan menggelar sosialisasi menyasar pelaku usaha setempat untuk dapat berperan serta dalam pengumpulan zakat, bertempat di ruang Jlamprang, Kantor Sekretariat Daerah Kota Pekalongan, Kamis 18 Januari 2024.

Selain menggelar sosialisasi peningkatan pengumpulan zakat, dalam kesempatan tersebut Baznas Kota Pekalongan juga mentasyarufkan santunan dengan total 50 juta rupiah kepada para mustahiq.

Dengan mengusung tema “Nikmat Berzakat, Tentramnya Muzakki, Bahagianya Mustahiq” dalam memperingati HUT ke-23 tersebut, dibuka oleh Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, dan dihadiri Wakil Ketua IV Baznas Provinsi Jawa Tengah, Sholahuddin Aly, Ketua Baznas Kota Pekalongan, Sakdullah, Kepala Kementerian Agama Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud Desky, sejumlah kepala OPD, penerima santunan serta tamu undangan lainnya.

Wali Kota Pekalongan yang akrab disapa Aaf ini memberikan apresiasi kepada Baznas Kota Pekalongan dalam menyambut hari lahir ke-23 yang telah mengumpulkan masyarakat maupun tokoh masyarakat baik instansi, perbankan dan lain sebagainya supaya menarik potensi zakat ke baznas dari masyarakat.

“Saat ini 95 persen zakat yang masuk ke Baznas dari ASN, jadi kita upayakan sumbangsih masyarakat luas. Baznas lebih fleksibel dalam memberikan bantuan, semua transparan dan diaudit jadi kita jamin amanah. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meningkatkan pengumpulan zakat seperti tahun sebelumnya yang kita sasar ASN dan Alhamdulillah sudah meningkat di tahun lalu,” terangnya.

Dijelaskan Aaf, sejauh ini Baznas telah banyak melaksanakan santunan baik untuk anak yatim, guru TPQ, non ASN, rumah roboh, mushola dan lainnya. Lebih lanjut ia menuturkan, para muzakki Baznas dapat memberikan usulan sasaran mustahiq ataupun jenis santunan yang akan disalurkan.

Sementara itu, Sakdullah menyampaikan di tahun sebelumnya sudah ada beberapa pengusaha yang masuk ke Baznas sehingga di tahun ini pihaknya mencoba mengajak pengusaha untuk bisa terlibat dalam pengumpulan zakat, “Masyarakat kini semakin banyak yang mengenal Baznas, sehingga banyak permintaan bantuan yang masuk ke kami, semoga di tahun ini lebih meningkat lagi dan kami bisa banyak berbuat untuk masyarakat,” tuturnya.

Sementara, Sholahuddin menjelaskan bahwa kegiatan hari ini merupakan forum istimewa karena menjadi pengingat di dalam menunaikan salah satu rukun islam yakni zakat. Disebutkannya zakat yang terkumpul di provinsi Jawa Tengah yakni Rp 95 miliar.

“Analogi menarik terkait zakat bagi kita yakni ketika mengambil air sumur, kalau kita ambil terus jadi semakin bersih, tetapi jika dibiarkan tidak ambil airnya, jangankan mengambil mendekat saja tidak berani, maka menjadi penting ambil sumbernya semakin bagus, zakat pembersih harta kita,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut mentasyarufkan santunan diberikan untuk anak yatim, RTLH rumah roboh, kursi roda dan bantuan laundry pesantren.


#suaramerdeka-pantura.com


Berikan Pendapat Anda