Warga tampak antusias berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kelurahan Krapyak, Jumat (31/10/2025)
KOTA
PEKALONGAN – Sejumlah warga tampak antusias memadati halaman Kantor
Kelurahan Krapyak, sejak pagi hari, Jumat (31/10/2025). Mereka datang untuk
memanfaatkan kesempatan berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau
dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Kota
Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) setempat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin
Pemerintah Kota Pekalongan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan
pangan, sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan
harga di bawah harga pasar.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota
Pekalongan, Lili Sulistyawati melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Ani
Kusumaningrum menjelaskan, pada pelaksanaan GPM di Kelurahan Krapyak kali ini
tersedia berbagai jenis bahan pokok yang paling banyak dibutuhkan masyarakat.
"Yang disediakan di sini ada sembako mulai dari gula, minyak, beras SPHP,
telur, ayam, olahan ikan, dan beberapa komoditas lain,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya menyediakan masing-masing
sekitar 350 paket untuk gula pasir, minyak goreng, dan beras SPHP. Namun, untuk
komoditas telur, jumlahnya tidak sebanyak biasanya karena adanya kendala dari
penyedia utama. “Untuk telur, karena penyedianya berhalangan hadir pada hari H,
kami bekerja sama dengan pihak lain. Jadi, jumlahnya tidak seperti GPM
sebelumnya,” ungkapnya.
Dikatakan Ani, bahwa kegiatan GPM akan terus digelar
secara rutin hingga akhir tahun. Selama periode Oktober hingga Desember,
pihaknya menjadwalkan 7 kali pelaksanaan GPM di beberapa titik wilayah Kota
Pekalongan. “Harapannya dengan GPM ini masyarakat bisa menikmati dan membeli produk
di bawah harga pasar,” katanya.
Terkait harga komoditas GPM antara lain beras SPHP
Rp57.500, minyak goreng 1 liter Rp14.500, gula pasir Vit 1 kilogram Rp15.500,
telur ayam 1 pack Rp26.000, daging ayam per ekor Rp.33.000 dan lainnya.
Sementara itu, Lurah Krapyak, Banar Budi Raharjo
mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan GPM
di wilayahnya. Menurutnya, sejak pagi warga sudah berbondong-bondong datang
untuk berbelanja kebutuhan pokok murah. “Alhamdulillah, pada hari ini sangat
meriah sekali. Dari pagi warga sudah datang ingin meramaikan dan berbelanja
kebutuhan pokok murah,” bebernya.
Ia menerangkan bahwa pihak kelurahan telah aktif
menyebarkan informasi kegiatan ini melalui pengurus RW dan RT agar seluruh
warga dapat mengetahuinya. “Kemarin kami sudah informasikan ke RW dan RT untuk
diteruskan ke warga-warga bahwa akan ada kegiatan GPM di Kelurahan Krapyak,”
terangnya.
Dirinya berharap kegiatan seperti ini dapat terus
berlanjut karena terbukti membantu masyarakat. “Harapannya mudah-mudahan warga
bisa terbantu dan tercukupi kebutuhan pokoknya. Semoga kegiatan seperti ini
bisa ada lagi di waktu mendatang,” imbuhnya.
Salah satu warga, Lia (35) asal Slamaran, mengaku sangat
senang bisa berbelanja di kegiatan GPM kali ini. Menurutnya, harga bahan pokok
yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga di warung atau swalayan.
"Hari ini saya belanja minyak goreng, gula pasir, olahan ikan, tempe, dan
lain-lain. Contohnya minyak goreng di sini harganya Rp15.500, sedangkan di
warung sekitar Rp18.000,” tuturnya.
Ia juga menuturkan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti GPM dan berharap kegiatan serupa bisa diadakan lebih sering. "Baru pertama kali ikut, biasanya saya beli di warung atau swalayan. Harapannya semoga ada lagi dan harganya bisa lebih murah lagi,” tukasnya.
Paramudya