Wali Kota Pekalongan Ikuti Run for Rivers, Kampanyekan Kepedulian Lingkungan

Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid, SE., MM mengikuti aksi lari sejauh lima kilometer dalam kampanye lingkungan global Run for Rivers

KOTA PEKALONGAN - Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid, SE., MM mengikuti aksi lari sejauh lima kilometer dalam kampanye lingkungan global Run for Rivers dengan rute start Lapangan Mataram hingga finish di Museum Batik Pekalongan.


Kegiatan yang diinisiasi Sungai Watch ini bertujuan mengedukasi masyarakat terkait persoalan sampah plastik di aliran sungai melalui perjalanan lari dari Bali menuju Jakarta. Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Forkopimda, kepala daerah, serta tiga pelari asal Prancis.


Selain berlari menyusuri sungai, peserta juga melakukan aksi bersih-bersih sungai di kawasan Jalan Sulawesi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Wali Kota Pekalongan, yang akrab disapa Aaf, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Kota Pekalongan.           


“Alhamdulillah kegiatan di Pekalongan berjalan lancar. Tadi kita sekalian lari sambil susur beberapa sungai bahkan membersihkan sungai juga. Permasalahan sampah ini memang masih menjadi PR hampir di semua daerah,” ujarnya.                           


Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membiasakan gaya hidup ramah lingkungan. Menurutnya, peran masyarakat mulai dari rumah tangga hingga tingkat kelurahan sangat penting dalam mendukung pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan sungai di Kota Pekalongan.              


Dalam kegiatan tersebut, para peserta menempuh rute mulai dari Lapangan Mataram menuju Jalan Irian sambil melakukan aksi bersih sungai di wilayah Kergon, kemudian dilanjutkan hingga kawasan Museum Batik. Kegiatan itu diikuti sekitar 100 pelari dari berbagai komunitas dan masyarakat umum.               


Selain mengampanyekan gaya hidup sehat melalui olahraga lari, aksi Run for Rivers juga menjadi ajakan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi sungai di Kota Pekalongan yang masih menghadapi persoalan sampah dan pencemaran.                      


Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar kebersihan Kota Pekalongan semakin terjaga dan sungai-sungai di kota tersebut menjadi lebih bersih dan nyaman dinikmati masyarakat. “Semoga Kota Pekalongan akan semakin bersih, menjadi kota yang bisa dinikmati masyarakat, apalagi kalau sungainya bersih,” pungkasnya. (*)


Berikan Pendapat Anda