Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid menerima kunjungan petugas Sensus Ekonomi 2026 di kediamannya
KOTA
PEKALONGAN – Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau
akrab disapa Aaf, mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan pelaksanaan
Sensus Ekonomi (SE) 2026.
Dengan memberikan data yang benar dan lengkap kepada
petugas Badan Pusat Statistik (BPS). Ajakan tersebut disampaikan usai menerima
kunjungan petugas Sensus Ekonomi 2026 di kediamannya.
Wali Kota Aaf menyampaikan bahwa kegiatan pendataan oleh
BPS merupakan agenda rutin yang sangat penting sebagai dasar penyusunan
berbagai kebijakan pembangunan.
"Pemerintah Kota Pekalongan selalu mendukung
pelaksanaan sensus agar menghasilkan data yang akurat dan
berkualitas,"ucapnya.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini capaian pendataan di
Kota Pekalongan telah mencapai sekitar 77 persen. Oleh karena itu, ia mengajak
masyarakat
yang belum didata agar segera berpartisipasi sehingga
target pendataan dapat tercapai 100 persen sebelum batas waktu yang telah
ditetapkan.
“Harapannya masyarakat yang belum didata, ayo kita kejar
bersama agar Kota Pekalongan bisa mencapai 100 persen. Data yang diberikan juga
tetap dijaga kerahasiaannya
dan tidak digunakan untuk hal-hal yang negatif. Hasil
sensus ini akan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ke
depan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Pekalongan, Hayu Wuranti,
menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan pendataan lapangan oleh petugas Sensus
Ekonomi selesai pada 15 Agustus 2026.
"Setelah itu, petugas akan melakukan penyisiran
untuk memastikan tidak ada rumah tangga maupun pelaku usaha yang terlewat,
sekaligus meningkatkan kualitas data yang telah dikumpulkan,"terang Hayu.
Hayu menambahkan, BPS menargetkan pada 31 Agustus 2026
cakupan pendataan di Kota Pekalongan telah mencapai 100 persen dengan kualitas
data yang baik.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota
Pekalongan, termasuk kesediaan Wali Kota Aaf meluangkan waktu di tengah
kesibukannya untuk menerima petugas sensus.
Menurut Hayu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota
Pekalongan hingga saat ini berlangsung kondusif dan masyarakat menunjukkan
sikap yang kooperatif.
"Dengan sinergi antara pemerintah, petugas sensus, dan seluruh masyarakat, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan data yang valid sebagai landasan perencanaan pembangunan dan penguatan perekonomian daerah,"pungkasnya. (Ist)