Kota Pekalongan - Gempa yang terjadi di kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada 21 November silam menggerakkan tim trauma healing guru TK dan PGRI Kota Pekalongan untuk menyambangi dan berbagi ceria bagi anak-anak korban bencana tersebut. 6 anggota tim trauma healing diberangkatkan dari kantor Dinas Pendidikan (Dindik) setempat dan dilepas langsung oleh Kepala Dindik, Zainul Hakim dan Ketua PGRI sekaligus sekretaris Dindik, Mabruri, pada Jumat pagi, (9/12/2022).
Sebelum dilepas, rombongan berkumpul untuk melakukan koordinasi dan doa bersama di ruang kerja kepala Dindik. Atas nama pemerintah kota Pekalongan Zainul Hakim memberikan apresiasi tinggi kepada tim trauma healing atas kepedulian terhadap korban bencana gempa Cianjur khususnya anak-anak. Ia berharap kehadiran tim tersebut dapat mengurangi rasa takut, cemas, dan khawatir yang masih sering menyelimuti perasaan para korban, “Mudah-mudahan dengan tim trauma healing anak-anak menjadi senang dan bersemangat lagi karena mereka di sana masih ingin belajar, semoga kedatangan kami membawa keceriaan, keberkahan dan semangat baru untuk tetap belajar dengan rasa senang,” harap Zainul.
Koordinator trauma healing kota Pekalongan, Khunduri menyampaikan bahwa kegiatan kali ini merupakan wujud kepedulian dari tim trauma healing guru TK dan PGRI Kota Pekalongan, yang akan dilaksanakan selama dua hari pada 9-10 Desember dan akan berkolaborasi dengan kampung dongeng Bogor di posko pengungsian desa Tangkil dan IGTKI Kab.Cianjur di posko TK Pembina untuk melakukan pendamping psikososial, “Kami kesana berbagi ceria, ceria dengan game dan beberapa kegiatan dengan anak disamping itu nanti kita memberikan sedikit oleh-oleh untuk mereka dan menyerahkan titipan teman disini di posko bantuan donasi bencana alam cianjur,” terangnya.
Disampaikan Khunduri selain memberikan keceriaan, pihaknya juga akan berbagi ilmu terkait materi trauma healing kepada tim TK Pembina Kab.Cianjur. Ia berharap korban gempa perlahan dapat menghapus trauma dan kembali bersemangat untuk menjalani aktivitas selanjutnya.
Sementara itu, Mabruri menjelaskan PGRI Kota Pekalongan memberikan bantuan operasional pada kegiatan ini, selain itu bersama dengan PGRI Kab/Kota Jawa Tengah sedang melakukan penggalangan dana yang akan disalurkan melalui PGRI Provinsi Jawa Tengah sebesar 20 juta yang akan diserahkan pada akhir Desember mendatang, “Kami memanfaatkan trauma healing untuk bisa bekerja lebih maksimal dengan memberikan bantuan operasional baik untuk egiatan organisasi mauapun kegiatan kemanuaian di berbagai event, termasuk pada keberangkatan ini kami juga memberikan bantuan dana untuk digunakan tim trauma healing melaksanakan kegiatan di Cianjur,” pungkasnya.
(Dinkominfo Kota Pekalongan)