Tingkatkan Kualitas PAUD, Bunda PAUD Kota Pekalongan Jalin Sinergi dengan FTIK UIN Gus Dur

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemkot Pekalongan melalui Bunda PAUD dengan FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan


KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Bunda PAUD resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Jumat (27/02/2026).

 

 

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Ruang Meeting FTIK tersebut memproyeksikan transformasi pendidikan anak usia dini untuk lima tahun ke depan (2026–2031), dengan fokus pada peningkatan mutu SDM, integrasi kurikulum melalui magang mahasiswa, serta penguatan program parenting.


 

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Hj. Inggit Soraya, S.Sn., M.M., menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret menyinergikan potensi akademisi dan praktisi pendidikan.

 

 

“Ini adalah sinergi yang komprehensif untuk meningkatkan kesejahteraan SDM dan pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin menciptakan ekosistem pendidikan di mana dosen, mahasiswa, serta tenaga pendidik PAUD dan SD kelas awal saling terkoneksi dalam meningkatkan kualitas pengajaran,” ujarnya.


 

Dekan FTIK UIN Gus Dur, Prof. Dr. H. Muhlisin, M.Ag., menjelaskan bahwa kolaborasi ini mencakup empat poin utama, yakni program pendidikan dan magang mahasiswa di PAUD serta SD kelas awal, parenting berbasis kepakaran dengan menghadirkan dosen ahli,



kolaborasi event antara Lomba Gempita (HMPS PIAUD) dan Gebyar PAUD Pokja Bunda PAUD, serta dukungan riset dan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang diperkuat skema beasiswa dari Dinas Pendidikan.


 

Selain itu, inovasi alat peraga edukatif juga menjadi perhatian. Melalui Gelar Karya Mahasiswa, diharapkan lahir media pembelajaran kreatif dan aplikatif bagi anak usia dini.

 

 

“Kreativitas mahasiswa ini jangan berhenti pada pameran saja, tetapi harus berlanjut dalam bentuk publikasi ilmiah dan implementasi nyata di kelas-kelas PAUD,” tegasnya.


 

Melalui sinergi ini, diharapkan terbangun ekosistem pendidikan anak usia dini yang lebih terintegrasi, inovatif, dan berkelanjutan di Kota Pekalongan. (*)

Berikan Pendapat Anda