Mas Aaf Dorong Camat dan Lurah Inovatif untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., mendorong camat dan lurah agar lebih inovatif dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

SEMARANG – Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., mendorong camat dan lurah agar lebih inovatif dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Arahan tersebut disampaikan dalam Pelatihan Teknis Manajemen Pemerintahan dan Pelayanan Publik di Asrama Muria BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Senin (2/11/2026), didampingi Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Rusmani Budiharjo.

Wali Kota yang akrab disapa Mas Aaf itu menegaskan, camat dan lurah sebagai ujung tombak pemerintahan harus mampu memahami kebutuhan warga, merespons persoalan dengan cepat, dan menghadirkan solusi nyata, bukan sekadar menjalankan urusan administratif.

“Jangan hanya terpaku pada rutinitas dan urusan administratif, tetapi bagaimana kita bisa hadir, mendengar, serta memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta para pemangku wilayah aktif turun ke lapangan dan tidak menunggu laporan untuk mengetahui persoalan warga. Keterbatasan anggaran maupun sumber daya manusia, menurutnya, harus mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi.

“Jangan selalu menunggu laporan atau instruksi, tetapi harus proaktif turun ke lapangan dan melihat langsung kondisi masyarakat. Keterbatasan anggaran maupun SDM jangan menjadi alasan untuk tidak berinovasi,” tegasnya.

Mas Aaf berharap camat dan lurah memperkuat kolaborasi dengan RT/RW, tokoh agama, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan. Dengan kepemimpinan yang responsif dan inovatif, pelayanan publik di tingkat wilayah diharapkan semakin berkualitas dan manfaat pembangunan lebih dirasakan masyarakat. (Ist)


Berikan Pendapat Anda