SMP Negeri 7 Kota Pekalongan gelar aksi bersih-bersih lingkungan sekolah, Rabu (1/4/2026)
KOTA
PEKALONGAN – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-120 Kota
Pekalongan dimanfaatkan oleh berbagai elemen masyarakat untuk menumbuhkan
kepedulian terhadap lingkungan.
Salah satunya dilakukan oleh SMP Negeri 7 Kota Pekalongan
yang menggelar aksi bersih-bersih lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya
menanamkan kebiasaan hidup bersih kepada para siswa, Rabu (1/4/2026).
Kepala SMP Negeri 7 Kota Pekalongan, Andari,
mengungkapkan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Hari
Jadi Kota Pekalongan ke-120 sekaligus menjadi momen tepat untuk membangun
kembali budaya kebersihan setelah libur panjang Idulfitri.
“Dalam rangka Hari Jadi Kota Pekalongan ke-120, kami
mengajak seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi dalam kegiatan
bersih-bersih dengan mengusung tema Ayo Bersih-Bersih Sekolah #BersihSekolahku,
Kado Tercinta Untuk Kotaku,” ujar Andari.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar aksi
bersih-bersih biasa, tetapi juga menjadi sarana edukasi karakter bagi siswa
agar memiliki kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.
Seluruh unsur sekolah dilibatkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari siswa, kepala sekolah, guru, hingga karyawan.Agar pelaksanaan berjalan tertib dan terorganisir, tim K3 sekolah terlebih dahulu menyusun jadwal pembagian area kebersihan.
Setiap lokasi telah ditentukan kelompok siswa yang bertugas lengkap dengan pendampingnya.Informasi tersebut kemudian disampaikan melalui grup komunikasi siswa oleh masing-masing wali kelas.
“Melalui grup tersebut, wali kelas juga menghimbau siswa
untuk membawa alat kebersihan sesuai dengan area yang menjadi tanggung
jawabnya,” tambahnya.
Adapun area yang menjadi sasaran pembersihan meliputi seluruh lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, halaman, taman, hingga fasilitas umum lainnya.Dengan pembagian tugas yang jelas, kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan.
Andari berharap, kegiatan ini tidak berhenti sebagai
agenda seremonial semata, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus melekat
dalam diri siswa. Dimana, budaya hidup bersih ini bisa terus diterapkan oleh
siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
"Dengan begitu, mereka turut berkontribusi menjaga
kebersihan Kota Pekalongan sebagai bentuk rasa cinta terhadap daerahnya.”
“Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini,
peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi
juga aksi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan dan pembentukan karakter
generasi muda" pungkasnya.
Paramudya