Plt. Walikota Pekalongan
Kota Pekalongan - Sebanyak 14 KK di bantaran sungai Lodji direlokasi karena adanya pembangunan tanggul dan penanganan banjir di Kota Pekalongan. Oleh Pemerintah Kota Pekalongan direlokasi ke Klego, Kuripan Kertoharjo, dan Tegalrejo.
Setelah selesai direlokasi, sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Bank Jateng Cabang Pekalongan sebagai CSR/TJSL menginisiasi Program Percepatan Penanganan Kemiskinan berupa bantuan fasilitasi jamban bagi 14 KK tersebut.
Plt Wali Kota Pekalongan, Salahudin bersama Pimpinan Bank Jateng Cabang Pekalongan, Dwi Andi Setiawan menyerahkan bantuan secara langsung di Ruang Terang Bulan Setda Kota Pekalongan, Rabu (16/10/2024).
Plt Wali Kota Salahudin menyebutkan, ada 14 KK yang direlokasi ke sejumlah titik seperti di Klego, Kuripan Kertohajo, dan Tegalrejo. "Sebagian dari mereka relokasi dari KK yang ada di bantaran Bugisan yang kita relokasi karena adanya perbaikan tanggul sungai untuk pencegahan rob," terang Salahudin.
Dikatakan Salahudin, fasilitas ke mereka masih kurang yaitu jamban. "Alhamdulillah dengan kepedulian Bank Jateng sebagai lembaga keuangan memberikan bantuan jamban keluarga untuk kehidupan lebih sehat. Sehingga diharapkan hal ini dapat mengurangi potensi stunting bagi keluarga mereka yang baru lahir," kata Salahudin.
Sementara itu, Pimpinan Bank Jateng Cabang Pekalongan, Dwi Andi Setiawan mengatakan bahwa bantuan ini sebagai tanggung jawab sosial lingkungan perusahan terhadap masyarakat sekitar, khususnya di Kota Pekalongan.
"Seniga kami terus bisa bersinergi dengan Pemkot Pekalongan dalam upaya memberikan serta meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat," bebernya.
Ini juga sebagai apresiasi karena Bank Jateng dapat beroperasi di Kota Pekalongan. Terkait nilai bantuan dari Bank Jateng di Kota Pekalongan yakni fasilitasi 14 Jamban sehat dengan nilai Rp172 juta.
(Dinkominfo Kota Pekalongan)