Pemkot Pekalongan Pastikan Stok Pangan Aman, Harga Komoditas Tetap Dipantau

Pemerintah Kota Pekalongan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasaran guna menjaga stabilitas pangan daerah.

Kota Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasaran guna menjaga stabilitas pangan daerah. Hasil pemantauan menunjukkan stok kebutuhan pokok di Kota Pekalongan dalam kondisi aman dan tidak terdapat kelangkaan komoditas.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan adalah Fitria Yuliani Kartika menyampaikan, dibandingkan dengan Juli 2026, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami perubahan harga hingga akhir Agustus, di antaranya daging ayam serta beberapa jenis cabai, yakni cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan cabai rawit hijau.

Menurutnya, perubahan harga terutama pada komoditas cabai dipengaruhi kondisi cuaca. Cabai merupakan salah satu komoditas yang harganya relatif fluktuatif karena sangat bergantung pada kondisi produksi dan pasokan dari daerah pemasok.

“Untuk komoditas cabai ini termasuk volatile goods atau terpengaruh oleh cuaca. Kemarau panjang mengakibatkan daerah pemasok mengalami penurunan hasil panen, sehingga harga relatif naik,” ujarnya.

Sementara itu, harga daging ayam yang sebelumnya mengalami kenaikan akibat tingginya harga pakan mulai menunjukkan penurunan. Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, harga daging ayam berada di kisaran Rp39.000 hingga Rp40.000 per kilogram dan masih sesuai dengan harga acuan penjualan.

Kondisi ketersediaan pangan yang tetap terjaga menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Pemantauan terhadap harga dan pasokan juga terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi pasar sekaligus mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun ketersediaan komoditas.

“Untuk stok, aman. Tidak ada kelangkaan komoditas barang kebutuhan pokok di Kota Pekalongan,” ungkapnya.

Di tengah dinamika harga sejumlah komoditas, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Masyarakat juga didorong menjadi konsumen yang cerdas dengan berbelanja sesuai kebutuhan serta memperhatikan harga dan kualitas barang sebelum membeli.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk belanja sesuai kebutuhan, tidak panic buying, dan menjadi konsumen yang cerdas. Teliti sebelum membeli,” pungkasnya. (Ist)


Berikan Pendapat Anda