Kota Pekalongan Raih WTP ke-11 Berturut-turut, Buka Peluang Insentif Fiskal dari Pemerintah Pusat

Pemerintah Kota Pekalongan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (L

SEMARANG – Pemerintah Kota Pekalongan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi raihan ke-11 kalinya secara berturut-turut bagi Kota Pekalongan sejak tahun anggaran 2015.

Kepastian tersebut diperoleh usai penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, kepada Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Banyumanik, Semarang, Kamis (11/06/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Balgis Diab didampingi oleh Plh. Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Supriono, Kepala Inspektorat Kota Pekalongan, Miji Rustiyanti, serta Sekretaris BPKAD Kota Pekalongan, Ayu Nawangwulan.

Balgis menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Pekalongan atas kerja keras dan komitmen menjaga tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

“Alhamdulillah, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Kota Pekalongan, mulai dari kebakaran Gedung Setda pada Agustus 2025 hingga penanganan banjir akibat tanggul jebol, Pemerintah Kota Pekalongan tetap mampu mempertahankan opini WTP untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi indikator pengelolaan keuangan daerah yang baik, tetapi juga membuka peluang bagi Kota Pekalongan untuk memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan keuangan daerah yang optimal.

Ia menegaskan, opini WTP harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, akuntabilitas, dan pelayanan publik.

Balgis turut menyampaikan terima kasih kepada Sekretaris Daerah beserta seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras dalam penyusunan LKPD Tahun Anggaran 2025 sehingga Kota Pekalongan kembali mempertahankan opini tertinggi dari BPK RI.


Berikan Pendapat Anda