Tanamkan Cinta Tanah Air dan Pengasuhan Positif, SDN Bendan 3 Libatkan Orang Tua

Kota Pekalongan

Kota Pekalongan – Pembentukan karakter anak membutuhkan sinergi antara sekolah dan keluarga. Untuk memperkuat hal tersebut, SDN Bendan 3 Kota Pekalongan menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan dan parenting bekerja sama dengan komite sekolah, Kesbangpol Kota Pekalongan serta TP PKK Kota Pekalongan, Senin (12/10/2026).


Kepala SDN Bendan 3 Kota Pekalongan, Nur Hidayah menerangkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pola pengasuhan yang tepat, komunikasi efektif dengan anak, serta penanaman cinta tanah air sejak dini.


“Harapannya, kegiatan ini dapat memengaruhi pola pikir orang tua dalam mengasuh anak. Bukan hanya menyalahkan anak atau sekolah, tetapi bersama-sama membentuk karakter anak menjadi lebih baik,” terangnya.


Kegiatan yang menyasar orang tua siswa kelas I hingga III tersebut diikuti sekitar 30 peserta. Ke depan, pihak sekolah berharap sosialisasi dapat dilaksanakan secara rutin dengan jangkauan lebih luas, termasuk melibatkan orang tua siswa kelas I hingga VI.


Lebih lanjut, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, mengapresiasi inisiatif SDN Bendan 3 yang melibatkan orang tua dalam penguatan pendidikan karakter. 


Ia menilai, penanaman nilai-nilai kebangsaan, seperti Pancasila dan cinta tanah air, perlu dimulai sejak usia dini dan diperkuat melalui pola asuh di rumah.


“Anak-anak ini adalah amanah atau tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai sekolah menyalahkan orang tua, atau orang tua menyalahkan pihak sekolah, tetapi kita bersama-sama membentuk karakter anak,” tegas Inggit.


Inggit menambahkan, pembentukan karakter perlu menjadi perhatian utama, selain pencapaian akademik. Anak perlu dibiasakan memiliki empati, tanggung jawab, keberanian, kepercayaan diri, kepedulian terhadap lingkungan, serta sopan santun.


Dengan kegiatan ini, orang tua diharapkan semakin memahami pentingnya komunikasi dan kerja sama dengan sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Sinergi tersebut menjadi fondasi untuk membentuk generasi yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan siap menjadi penerus bangsa. (*)


Berikan Pendapat Anda