Balgis Dorong Sinergi Lintas Sektor Percepat Layanan Peralihan Hak Tanah melalui PERINTIS 10 Hari

Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M. menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi dan Persiapan Pelaksanaan PERINTIS (Piloting Peralihan Hak Terintegrasi)

Kota Pekalongan – Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M. menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi dan Persiapan Pelaksanaan PERINTIS (Piloting Peralihan Hak Terintegrasi) 10 Hari yang diselenggarakan Kantor Pertanahan Kota Pekalongan, Rabu (16/9/2026). Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Pertanahan setempat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang lebih cepat, terintegrasi, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekalongan Andhi Pratama Putra, S.T., MURP, Kepala BPKAD Kota Pekalongan Cayekti Widigdo, AP, M.Si., para camat dan lurah se-Kota Pekalongan, serta para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Dalam arahannya, Balgis menekankan pentingnya sinergi antara Kantor Pertanahan, Pemerintah Kota Pekalongan, PPAT, kecamatan hingga kelurahan agar pelaksanaan PERINTIS dapat berjalan efektif. Menurutnya, percepatan pelayanan peralihan hak atas tanah membutuhkan pemahaman dan komitmen bersama dari seluruh pihak yang terlibat. 

“Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun sinergi dan menyamakan persepsi, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, transparan, dan memiliki kepastian waktu,” tutur Balgis.

Balgis berharap implementasi PERINTIS 10 Hari dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam proses administrasi pertanahan. Ia juga mendorong jajaran perangkat daerah, camat, lurah, serta PPAT untuk berperan aktif dalam mendukung kelancaran proses sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. 

“Jangan sampai masyarakat harus menunggu terlalu lama karena adanya proses yang belum terkoordinasi. Dengan integrasi ini, kita berharap setiap tahapan bisa berjalan sesuai alur dan target waktu yang telah ditetapkan,” imbuhnya. (Ist)


Berikan Pendapat Anda