Wakil Wali Kota Pekalongan sekaligus Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M., menghadiri dan memberikan arahan pada Seminar Kebangsaan dalam rangka H
Kota Pekalongan – Wakil Wali Kota Pekalongan sekaligus Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M., menghadiri dan memberikan arahan pada Seminar Kebangsaan dalam rangka HUT Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ke-102 bertema “Wanita Katolik yang Beriman, Tangguh, dan Berdayaguna dalam Masyarakat” di Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan, Minggu (12/7/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekalongan, Pastor Paroki Gereja Santo Petrus, Ketua WKRI Pekalongan, Dewan Pastoral Paroki, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Balgis mengapresiasi kiprah WKRI yang selama 102 tahun berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, dan pembinaan iman. Menurutnya, perempuan tidak hanya dituntut memiliki keteguhan iman, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga sekaligus penggerak terciptanya kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman. Karena itu, organisasi perempuan seperti WKRI diharapkan terus menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-102 kepada Wanita Katolik Republik Indonesia. Semoga WKRI semakin maju, solid, dan terus melahirkan perempuan-perempuan yang beriman, tangguh, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Mari bersama menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan berkolaborasi membangun Kota Pekalongan yang harmonis dan sejahtera,” ujar Balgis.
Melalui seminar ini, Pemerintah Kota Pekalongan berharap sinergi dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan persatuan, toleransi, dan semangat kebersamaan.