Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab hadiri dan mengapresiasi Program Magang Jepang
KOTA
PEKALONGAN – Sebanyak 82 peserta dari wilayah eks-Karesidenan
Pekalongan mengikuti penutupan Pelatihan Tahap I Daerah Program Magang Jepang
hasil kerja sama LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Kementerian Ketenagakerjaan
RI, dan IM Japan di GOR SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan, Selasa (21/7/2026).
Selama sekitar tiga bulan, para peserta dibekali
kemampuan bahasa Jepang, keterampilan teknis, pembentukan disiplin, serta
pemahaman budaya kerja sebagai persiapan memasuki dunia industri di Jepang.
Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag.,
M.M., mengapresiasi pelaksanaan program yang untuk pertama kalinya dipusatkan
di Kota Pekalongan tersebut.
Menurutnya, program ini menjadi peluang berharga bagi
generasi muda untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka akses menuju
karier di tingkat internasional.
“Kami menyambut baik program magang ini karena menjadi
kesempatan bagi anak-anak muda untuk meningkatkan kompetensi, etos kerja, dan
budaya kerja”
“Semoga seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini
sebaik-baiknya,” ujarnya. Ia menambahkan, kesempatan bekerja di industri Jepang
tidak hanya membuka peluang karier global
Tetapi juga diharapkan mampu berkontribusi dalam menekan
angka pengangguran. Karena itu, para peserta diminta menjaga disiplin, sikap,
serta nama baik daerah selama mengikuti program magang.
Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU Kota Pekalongan,
Muhamad Subhan, S.Kom., menjelaskan bahwa Kota Pekalongan dipercaya menjadi
lokasi pelaksanaan pelatihan tahap pertama bagi peserta dari wilayah
eks-Karesidenan Pekalongan.
Setelah menyelesaikan pelatihan daerah, peserta akan
melanjutkan ke tahap pelatihan nasional sebelum diberangkatkan ke Jepang secara
bertahap mulai November mendatang.
Menurutnya, selain membekali peserta dengan kemampuan bahasa dan keterampilan kerja, program ini juga mengedepankan aspek keselamatan serta legalitas agar seluruh peserta memperoleh perlindungan dan hak-hak kerja selama menjalani masa magang di Jepang. (Ist)