Wakil Wali Kota Pekalongan Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M., secara resmi membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Hotel Aston Pekalongan, Rabu (3/6/2026).


Kota Pekalongan – Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M., secara resmi membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Hotel Aston Pekalongan, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendukung pelaksanaan agenda nasional sepuluh tahunan untuk memotret kondisi perekonomian daerah secara komprehensif.

Pelatihan diikuti petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 dan akan berlangsung pada 3–10 Juni 2026 dalam dua gelombang. Turut hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan, Hayu Wuranti, Plt. Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P2KB), Sugiyo, serta Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para petugas yang akan menjalankan tugas pendataan selama kurang lebih 2,5 bulan ke depan.

“Saya mengapresiasi panjenengan semua yang telah bersedia membantu pemerintah melalui Badan Pusat Statistik dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” ujar Balgis.

Ia juga berpesan agar para petugas mengedepankan pendekatan yang baik saat turun ke masyarakat, sehingga proses pendataan dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.

Selain itu, Balgis mengimbau masyarakat Kota Pekalongan untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang jujur dan valid kepada petugas.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Kota Pekalongan untuk ikut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Berikan informasi yang jujur dan valid kepada petugas. Tidak perlu khawatir karena kerahasiaan data dijamin oleh BPS sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegasnya.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, diharapkan diperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Kota Pekalongan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Berikan Pendapat Anda