Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid (Aaf), mengapresiasi dukungan Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM dalam penyelenggaraan PBN 2026. Ia berharap pameran ini mampu meningkatkan penjual
Kota Pekalongan – Pekan Batik Nusantara (PBN) 2026 menjadi ajang promosi produk unggulan sekaligus membuka peluang pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Gapura Nusantara, kawasan Alun-Alun Kota Pekalongan, kegiatan ini menghadirkan beragam produk batik, kriya, kerajinan, dan kuliner dari berbagai daerah.
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid (Aaf), mengapresiasi dukungan Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM dalam penyelenggaraan PBN 2026. Ia berharap pameran ini mampu meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pemasaran produk peserta.
“Harapannya, PBN ini bisa menjadi penggerak UMKM. Mudah-mudahan selama penyelenggaraan, seluruh stan, baik batik, kerajinan maupun kuliner, ramai dikunjungi masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan, Rabu (14/10/2026).
Menurut Aaf, keikutsertaan peserta dari luar daerah, seperti Makassar, Madiun, dan Pemalang, turut membuka peluang jejaring usaha serta memperkaya ragam produk yang ditawarkan. Pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas Pekalongan, seperti megono dan tauto.
Aaf mengajak masyarakat datang bersama keluarga untuk meramaikan pameran sekaligus mendukung UMKM dengan membeli produk lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Pekalongan, Wismo Aditiyo, menyebutkan PBN 2026 berlangsung selama lima hari dengan sekitar 90 stan yang menawarkan beragam produk unggulan dan kuliner.
Pembukaan turut dihadiri Asisten Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi RI, Niken Wulandari, Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Yasin, Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya, serta jajaran Forkopimda dan tamu undangan. Acara juga dimeriahkan tari tradisional dan peragaan busana.
Melalui PBN 2026, Pemkot Pekalongan berharap promosi produk lokal semakin luas, transaksi UMKM meningkat, dan kegiatan ekonomi masyarakat semakin berkembang. (Ist)