Sambut Dubes Belanda, Wali Kota Dorong Batik Ramah Lingkungan

Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., bersama Ketua TP-PKK, Hj. Inggit Soraya, S.Sn., M.M., menyambut Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, beserta istri dala

KOTA PEKALONGAN – Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., bersama Ketua TP-PKK, Hj. Inggit Soraya, S.Sn., M.M., menyambut Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, beserta istri dalam Kauman Batik Art Fest 2026, Jumat (23/10/2026).

Memasuki tahun kesembilan, festival bertema “Batik dalam Kehidupan” ini menampilkan produk batik, demonstrasi batik cap, serta proses membatik oleh penyandang disabilitas.

Wali Kota mengapresiasi festival tersebut sebagai upaya melestarikan batik sekaligus mendorong produksi ramah lingkungan, termasuk melalui penggunaan pewarna alami.

“Tekadnya satu, tetap melestarikan batik dan ke depan kita harus juga memperhatikan lingkungan,” ujarnya.

Kunjungan ini juga membuka peluang perluasan kerja sama Pekalongan–Belanda. Kedua pihak sebelumnya telah berkolaborasi dalam penanganan banjir dan rob di wilayah Kali Loji dan Banger.

Marc Gerritsen mengapresiasi kuatnya identitas batik dalam kehidupan masyarakat Pekalongan. Ia menegaskan komitmen Belanda melanjutkan kerja sama, khususnya dalam pengembangan produksi batik berkelanjutan, pengelolaan kualitas air, dan perlindungan wilayah pesisir.

Melalui festival ini, Pemkot Pekalongan berharap pelestarian batik dapat berjalan seiring dengan inovasi dan kepedulian lingkungan, sekaligus memperkuat kerja sama internasional untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. (Ist)


Berikan Pendapat Anda